repository ptiq

Interelasi Bunuh Diri dengan Kehampaan Spiritual Perspektif Al-Qur’an

Tohirin, Tohirin (2025) Interelasi Bunuh Diri dengan Kehampaan Spiritual Perspektif Al-Qur’an. Masters thesis, Universitas PTIQ Jakarta.

[thumbnail of Naskah Tesis] Text (Naskah Tesis)
2025-TOHIRIN-2023.pdf - Accepted Version

Download (1MB)

Abstract

Kesimpulan dari tesis ini adalah bahwa fenomena bunuh diri memiliki keterkaitan yang kuat dengan kehampaan spiritual (spiritual emptiness), yang dalam perspektif Al-Qur’an dipahami sebagai kondisi keterputusan manusia dari tujuan hidup dan dari kedekatan dengan Allah. Tesis ini menemukan bahwa ayat-ayat Al-Qur’an seperti an-Nisā’/4:29, ar-Ra‘d/13:28, Yunus/10:57, Ṭāhā/20:124, dan al-Dzāriyāt/51:56 memberikan landasan teologis dan spiritual yang dapat mencegah munculnya keputusasaan, depresi, dan perilaku destruktif terhadap diri.
Temuan tesis ini juga menunjukkan bahwa konsep kehampaan spiritual sebagaimana dijelaskan Viktor E. Frankl (1959) melalui teori existential vacuum mendukung adanya hubungan antara hilangnya makna hidup dan kecenderungan bunuh diri. Selain itu, tesis ini sejalan dengan pandangan Émile Durkheim (1897) dalam Suicide Theory mengenai peran faktor integrasi moral dan spiritual terhadap stabilitas psikologis individu. Temuan ini turut memperkuat hasil penelitian kontemporer, seperti Joiner (2005) dengan Interpersonal Theory of Suicide dan Klonsky & May (2015) melalui Three-Step Theory, yang menjelaskan bahwa keputusasaan, rasa tidak berarti, dan ketidakmampuan menemukan nilai hidup merupakan pemicu utama tindakan bunuh diri. Nilai-nilai Qur’ani tentang iman, sabar, tawakal, dzikir, dan taubat ditemukan mampu memberikan arah, makna, dan kekuatan batin yang menurunkan risiko tersebut.
Tesis ini berbeda dari penelitian-penelitian sebelumnya karena menghadirkan sintesis antara tafsir tematik Al-Qur’an dan teori psikologi modern untuk menjelaskan bunuh diri dari aspek spiritual eksistensial. Kajian ini menegaskan bahwa Al-Qur’an menawarkan solusi komprehensif melalui penguatan makna hidup, kedekatan ruhani, dan pembentukan ketahanan batin sebagai benteng menghadapi tekanan mental.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i), serta analisis komparatif-konseptual antara makna ayat Al-Qur’an dan fenomena sosial kontemporer. Tesis ini diharapkan memberi kontribusi bagi pengembangan tafsir tematik sekaligus memberikan manfaat praktis bagi konseling keagamaan dan program pencegahan bunuh diri berbasis nilai Qur’ani.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan
Divisions: Pascasarjana > Tesis > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Kamir Kamir
Date Deposited: 21 Apr 2026 01:49
Last Modified: 21 Apr 2026 01:49
URI: https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/2045

Actions (login required)

View Item
View Item