repository ptiq

Analisis Ikhtiyâr dalam Qiraat (Relevansinya dengan Originalitas Qiraat Al-Qur’an)

Almisri, Zinul (2025) Analisis Ikhtiyâr dalam Qiraat (Relevansinya dengan Originalitas Qiraat Al-Qur’an). Masters thesis, Universitas PTIQ Jakarta.

[thumbnail of Naskah Tesis] Text (Naskah Tesis)
2025-ZINUL ALMISRI-2022.pdf - Accepted Version

Download (1MB)

Abstract

Tesis ini menyimpulkan bahwa ikhtiyār dalam Qiraat merupakan konsep penting yang berkaitan dengan proses seleksi para ulama dalam menetapkan suatu bacaan Al-Qur’an. Ikhtiyār memiliki dua sisi yang saling berlawanan. Dari sisi positif, ia berfungsi sebagai instrumen validasi dalam menentukan diterima atau ditolaknya suatu bacaan, sehingga menjadi mekanisme penting dalam menjaga otentisitas Al-Qur’an sekaligus merawat keragaman Qiraat yang diwariskan dari generasi ke generasi. Namun demikian, dari sisi lain, ikhtiyār juga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, terutama ketika dianggap memperlihatkan adanya perbedaan di antara Qiraat mutawātir.
Hal yang menarik dari Tesis ini adalah penjelasan secara mendalam bagaimana mekanisme Ikhtiyār dapat membentuk legitimasi sebuah Qiraat, serta apa saja implikasi yang ditimbulkannya terhadap keberlangsungan ilmu qiraat itu sendiri. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menelaah aspek teknis dari Ikhtiyār, tetapi juga memotret peranannya dalam menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an. Selain itu, penelitian ini juga diarahkan untuk menanggapi berbagai tuduhan orientalis yang kerap memandang ragam qiraat sebagai kelemahan dalam transmisi Al-Qur’an. Melalui penelitian ini ditunjukkan bahwa perbedaan Qiraat justru merupakan kekayaan tradisi bacaan yang berlandaskan otoritas ilmiah, bukan kelemahan sebagaimana dipersepsikan pihak luar.
Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ragam Qiraat al-Qur’an memiliki sumber yang otentik, yakni berasal dari Allah Swt., bukan hasil rekayasa atau ciptaan para ulama Qiraat. Hal ini sejalan dengan pandangan mayoritas ulama yang menegaskan bahwa perbedaan dalam Qiraat merupakan bagian dari keragaman riwayat yang diturunkan secara mutawātir melalui jalur periwayatan yang sahih.
Pandangan ini berbeda secara mendasar dengan argumen sejumlah orientalis yang menilai bahwa keragaman Qiraat hanya muncul akibat peran ulama Qiraat dalam menciptakan varian bacaan. Menurut mereka, sumber utama perbedaan tersebut semata-mata disebabkan oleh bentuk mushaf awal yang belum dilengkapi dengan tanda harakat dan titik, sehingga membuka ruang interpretasi bacaan.
Secara metodologis, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang dipadukan dengan desain grounded theory. Melalui pendekatan ini, berbagai literatur klasik maupun kontemporer tentang Qiraat dan ikhtiyār ditelaah, kemudian dikembangkan kerangka pemahaman yang muncul dari data itu sendiri.

Kata Kunci: Al-Qur’an, Ikhtiyâr, Qiraat, Orientalis, Islam.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan
Divisions: Pascasarjana > Tesis > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Kamir Kamir
Date Deposited: 23 Apr 2026 02:51
Last Modified: 23 Apr 2026 02:51
URI: https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/2051

Actions (login required)

View Item
View Item