repository ptiq

Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Meningkatkan Kompetensi Literasi Membaca Anak SD/MI Pespektif Al-Qur’an

Martatik, Martatik (2025) Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Meningkatkan Kompetensi Literasi Membaca Anak SD/MI Pespektif Al-Qur’an. Doctoral thesis, Universitas PTIQ Jakarta.

[thumbnail of Naskah Disertasi] Text (Naskah Disertasi)
2025-MARTATIK-2017.pdf - Accepted Version

Download (2MB)

Abstract

Disertasi ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan kompetensi literasi membaca perspektif Al-Qur’an adalah pembelajaran yang merespons kebutuhan peserta didik yang dibangun atas dasar prinsip menghormati keberagaman, kurikulum yang berkualitas, pengelolaan pembelajaran yang fleksibel, penilaian yang berkelanjutan, lingkungan yang memberdayakan serta mengintegrasikan nilai-nilai spiritualitas Islam dalam pembelajaran literasi membaca. Kebutuhan peserta didik meliputi segala dimensi baik fisik, intelektual, sosial emosional, dan spiritual. Diferensiasi dilakukan pada aspek konten, proses, produk, karakter maupun lingkungan yang didasarkan pada kesiapan, minat serta modalitas belajar peserta didik, melalui berbagai pendekatan, strategi, model, metode, dan teknik yang beragam, dengan mengintegrasikan nilai-nilai pembelajaran dalam Al-Qur’an.
Kesimpulan ini dirumuskan atas beberapa temuan penelitian yang mendaji landasan ideologis dalam penilitian ini. Beberapa kesimpulan yang menjadi landasan ideologis dari penelitian adalah literasi membaca dalam Islam, tidak hanya terbatas pada kegiatan membaca, memahami, menganalisis dan merefleksikan ayat-ayat Allah, tapi juga meliputi kegiatan merenungkan dan menginternalisasikan nilai-nilai pengetahuan yang didapatkan ke dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi karakter yang melekat pada setiap individu. Pembelajaran berdiferensiasi pada literasi membaca mengadopsi nilai fitrah (syakilah), qadr (kapasitas, kemmapuan), wus’ah (kelapangan, keluasan, fleksibelitas), iqra (membaca), qalam (pena), kitab (sumber pengetahuan), ilm (cahaya yang menerangi jalan hidup) serta hikmah (kebijaksanaan). Capaian tertinggi dalam kompetensi literasi membaca adalah menemukan hikmah, kebijaksanaan yang merupakan anugerah dari Allah berupa kemampuan memahami kebenaran dan menerapkannya dengan cara yang bijaksana. Hikmah hanya bisa dicapai melalui kegiatan perenungan, kontemplasi dan penjernihan jiwa (tazkiyatunnafs), sehingga semakin dalam pemahaman individu terhadap ayat-ayat Allah baik yang berupa ayat kauiniyah maupun qauliyah, maka semakin dekatlah ia kepada Allah.
Kesimpulan disertasi ini memiliki persamaan dan perbedaan. Disertasi ini memiliki persamaan dengan pendapat Carol Ann Tomlinson tentang pembelajaran berdiferensiasi yang mengakomodasi kebutuhan individu melalui diferensiasi konten, proses, produk, dan lingkungan berdasarkan kesiapan, minat dan profil belajar peserta didik. Pembelajaran berdiferensiasi ini diperkuat dengan internalisasi nilai-nilai spiritualitas dalam pembelajaran baik pada konten, proses, produk, karakter dan lingkungan pembelajaran. Selain memiliki persamaan, disertasi ini juga memiliki perbedaan. Disertasi ini berbeda dengan pembelajaran personal (personalized learning) oleh Barbara Bray & Kathleen McClaskey, serta pembelajaran individual (individualized learning) oleh Benjamin Bloom, meskipun kedua pembelajaran ini juga mengakomodasi perbedaan peserta didik.
Metode penelitian ini adalah penelitian studi kepustakaan untuk memperoleh deskripsi tentang pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan kompetensi literasi membaca pada anak SD/MI perspektif Al- Qur’an.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan
Divisions: Pascasarjana > Disertasi > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Kamir Kamir
Date Deposited: 01 May 2026 03:25
Last Modified: 01 May 2026 03:25
URI: https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/2075

Actions (login required)

View Item
View Item