repository ptiq

Analisis Interpretasi Permasalahan Perempuan dalam Jȃmi’ Al-Bayȃn Fî Ta`Wîli A ̂Y Al-Qur`Ȃn Karya Muhammad Ibnu Jarir Ath-Thabari (224-310 H)

Zahratunnisa, Zahratunnisa (2025) Analisis Interpretasi Permasalahan Perempuan dalam Jȃmi’ Al-Bayȃn Fî Ta`Wîli A ̂Y Al-Qur`Ȃn Karya Muhammad Ibnu Jarir Ath-Thabari (224-310 H). Doctoral thesis, Universitas PTIQ Jakarta.

[thumbnail of Naskah Disertasi] Text (Naskah Disertasi)
2025-ZAHRATUNNISA-2019.pdf - Accepted Version

Download (2MB)

Abstract

Disertasi ini menyimpulkan bahwa: Jâmi’ al-Bayân Fî Ta`wîl Ây al-Qur`ân karya Muhammad Ibnu Jarir Ath-Thabari (w. 310 H) menghasilkan produk interpretasi yang berkeadilan terhadap ayat-ayat mengenai permasalahan perempuan, meskipun kesetaraan gender bukan sebagai orientasi. Beriring dengan temuan ini, tafsir Ath-Thabari pun terbukti lebih sebagai tafsir ‘aqly daripada tafsir naqly.
Kesimpulan tersebut dihasilkan melalui analisis interpretasi terhadap ayat-ayat mengenai permasalahan perempuan dalam tafsir Ath-Thabari dengan menggunakan teori Foucauldian. Kuasa “al-‘Ilm” sebagai subjek diskursus tafsir menjadikan penafsiran Ath-Thabari tunduk kepada Al-Qur`an dan Sunah yang shaẖîẖ, mengembalikan permasalahan-permasalahan ambigu kepada zahir ayat, dan tidak melawan konsensus Ahlusunah. Sedangkan sebagai objek diskursus, Ath-Thabari kritis dalam mencerna dan menimbang celah perbedaan pendapat para ulama dan mengambil posisi mendukung, menolak, atau mendatangkan kesimpulan tersendiri dengan dalil, baik dari Al-Qur`an dan Sunah, maupun syair Arab dan alat kebahasaan lainnya, yang ia bangun dengan fondasi cerdik. Secara genealogis, tidak ditemukan indikasi yang mendiskreditkan eksistensi perempuan sepanjang penafsirannya. Akan tetapi latar biografisnya terbukti memberikan pengaruh terhadap pemikirannya. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan analisis teks feminis Sara Mills (1992), dan menghasilkan bahwa pembacaan basis pengetahuan dan logika murni ala Ath-Thabari dengan gender laki-laki terhadap teks yang berbicara tentang perempuan sebagai objek, lebih menghasilkan pandangan yang logis dan netral, tanpa tendensi yang mendahului. Sehingga pemikiran yang dihasilkan, baik yang terlihat progresif maupun bias tidak berasal dari cara pandang male oriented, yang dianggap menjadi faktor produksi penafsiran bias perempuan, tetapi murni dari faktor logika akal.
Penelitian ini sependapat dengan beberapa penelitian sebelumnya seperti Norhidayat (2012), Hairul Hudaya (2013), bahwa tafsir Ath-Thabari tidak berorientasi patriarkis, dan riwayat-riwayat yang bernilai bias tidak mebuat tafsir ini menjadi patriarki. Selain itu, penelitian ini juga menguatkan hasil penelitian Sitke Gulle (2009), Mustafa Shah (2013), Ade Jamarudin, et al (2020) bahwa sisi dirâyah dari tafsir Ath-Thabari mengoperasikan sisi riwâyah-nya, menghasilkan produk-produk tafsir independen.
Pada saat yang sama, penelitian ini mengoreksi kesimpulan disertasi Hamka Ilyas (2015) bahwa sebab banyaknya Isrâîliyyât pada masa tafsir Ath-Thabari karena minimnya penelitian ilmiah sehingga dengan mudah menelan mitos. Serta, disertasi ini tidak sependapat dengan Nasr Hamid Abu Zayd (2004) bahwa riwayat-riwayat Isrâîliyyât dalam tafsir Ath-Thabari merugikan perempuan, sehingga disarankan agar dipilah dan menempatkan yang tidak shaẖîẖ darinya ke dalam studi fosil.
Penelitian ini berjenis kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menggunakan metode analisis wacana Foucauldian. Klasifikasi dan analisis dilakukan terhadap tafsir ayat-ayat tentang permasalahan perempuan dalam tafsir Ath-Thabari, kemudian disusun dalam struktur konseptual dengan menggunakan pendekatan analisis teks feminis Sara Mills dan kesetaraan gender perspektif Al-Qur`an Nasaruddin Umar (2010).

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan
Divisions: Pascasarjana > Disertasi > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Kamir Kamir
Date Deposited: 04 Sep 2026 01:57
Last Modified: 04 Sep 2026 01:57
URI: https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/2140

Actions (login required)

View Item
View Item