repository ptiq

Membangun Otoritas Keagamaan Perempuan dalam Dakwah (Studi atas Kepemimpinan Ustazah Melantika Utami di Majelis Taklim Sakinah Ciomas, Bogor)

Yuliana, Yuliana (2026) Membangun Otoritas Keagamaan Perempuan dalam Dakwah (Studi atas Kepemimpinan Ustazah Melantika Utami di Majelis Taklim Sakinah Ciomas, Bogor). Undergraduate thesis, Universitas PTIQ Jakarta.

[thumbnail of 221210013_Yuliana_Membangun Otoritas Keagamaan Perempuan dalam Dakwah Studi atas Kepemimpinan Ustazah Melantika Utami di Majelis Taklim Sakinah Ciomas Bogor - yuliana.pdf] Text
221210013_Yuliana_Membangun Otoritas Keagamaan Perempuan dalam Dakwah Studi atas Kepemimpinan Ustazah Melantika Utami di Majelis Taklim Sakinah Ciomas Bogor - yuliana.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini membahas pembentukan otoritas keagamaan perempuan dalam dakwah melalui studi atas kepemimpinan Ustazah Melantika Utami di Majelis Taklim Sakinah, Ciomas, Bogor. Fokus penelitian ini adalah proses dan strategi pembentukan otoritas keagamaan, serta bentuk pemaknaan dan pengakuan jamaah terhadap kepemimpinan Ustazah Melantika Utami. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur dengan pengurus dan jamaah senior, serta dokumentasi kegiatan majelis. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori otoritas Max Weber dan konsep otoritas keagamaan Ismail Fajrie Alatas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa otoritas Ustazah Melantika Utami bersifat dominan karismatik. Otoritas tersebut terbangun melalui tiga fase, yaitu fase inisiasi, konsolidasi, dan ekspansi. Pada fase inisiasi, otoritas mulai terbentuk melalui interaksi personal dalam ruang domestik. Pada fase konsolidasi, otoritas menguat melalui keteladanan moral dan konsistensi dakwah. Pada fase ekspansi,
otoritas diperluas melalui kegiatan pendidikan, filantropi, pelatihan keterampilan, dan kaderisasi jamaah. Pengakuan jamaah terhadap otoritas tersebut tampak dalam empat bentuk, yaitu pengakuan verbal, internalisasi perilaku, keterlibatan partisipatif, dan kepercayaan sosial-ekonomi. Penelitian ini berkontribusi pada
literatur otoritas keagamaan perempuan dengan menunjukkan bahwa legitimasi karismatik di tingkat akar rumput dapat tumbuh dari kualitas personal tanpa fondasi tradisional maupun rasional-legal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 200. Agama
300. Ilmu Sosial
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Sri Hayati
Date Deposited: 01 Oct 2026 21:25
Last Modified: 01 Oct 2026 21:25
URI: https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/2149

Actions (login required)

View Item
View Item