Fauzi, Agung (2026) Pendekatan Transformasi Sosial dalam Membangun Ecopreneurship di Pesantren Perspektif Al-Quran. Doctoral thesis, Universitas PTIQ Jakarta.
2026-AGUNG FAUZI-2022.pdf - Accepted Version
Download (1MB)
Abstract
Disertasi Transformasi Sosial dan Ecopreneurship Berbasis Al-Qur'an dalam Membangun Kemandirian Ekonomi Pesantren ini menghasilkan model Ecopreneurship Profetik yang menempatkan praktik kewirausahaan bukan hanya sebagai upaya mencari profit material, tetapi sebagai instrumen dakwah untuk melestarikan lingkungan. Model tersebut terdiri atas tahapan integrasi nilai profetik, identifikasi potensi berbasis alam, pengelolaan usaha ramah lingkungan, serta refleksi Qurani dan kebermanfaatan sosial.
Kesimpulan tersebut diperoleh dengan cara menganalisis teori transformasi sosial yang menekankan pada perubahan struktur masyarakat untuk mencapai kemaslahatan, kemudian menghubungkannya dengan perspektif Al-Qur'an yang menegaskan pentingnya aktivitas islah, taghyir, tahawul, serta prinsip bainakum sebagai landasan normatif dalam mengelola ekonomi secara adil, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Disertasi ini mendukung pandangan Kuntowijoyo (1991) dalam hal transformasi sosial profetik yang menempatkan kesadaran kritis dan keterlibatan aktif sebagai inti perubahan. Dalam konteks ekonomi pesantren, ecopreneurship diposisikan sebagai sarana untuk memperkuat kemandirian lembaga melalui pemanfaatan sumber daya alam yang bijak dan bertanggung jawab.
Disertasi ini berbeda pandangan dengan teori ecopreneurship konvensional yang cenderung berorientasi pada manusia (human-oriented atau man-oriented), Lynn White Jr. (1967) yang eksploitatif terhadap lingkungan. Dalam perspektif tersebut, alam sering diposisikan sebagai komoditas semata yang tunduk pada hukum pasar. Penelitian ini justru menegaskan bahwa alam adalah mitra yang harus dijaga keberlangsungannya sebagai bentuk tanggung jawab kekhalifahan. Dalam kemandirian ekonomi pesantren, keberhasilan tidak ditentukan oleh keuntungan semata, melainkan oleh kualitas sinergi antara unit usaha, pesantren, lingkungan, dan nilai-nilai spiritual yang menyertai proses ekonomi. Karena itu, ecopreneurship harus ditempatkan dalam kerangka profetik agar berfungsi sebagai sarana pengembangan potensi umat secara holistik.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang memadukan kajian kepustakaan dan analisis yang mendalam. Kajian ayat-ayat Al-Qur'an menggunakan metode tafsir maudhu'i, sedangkan analisis praktik kewirausahaan dianalisis melalui dialektika teks keagamaan dan realitas empiris di lingkungan pesantren.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan |
| Divisions: | Pascasarjana > Disertasi > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Kamir Kamir |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 05:47 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 05:47 |
| URI: | https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/2157 |
