repository ptiq

Sinkronisasi Pengelolaan Antara Perusahaan Listrik Negara dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Menuju Net Zero Emissions Perspektif Al-Quran

Daruhadi, Gagah (2026) Sinkronisasi Pengelolaan Antara Perusahaan Listrik Negara dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Menuju Net Zero Emissions Perspektif Al-Quran. Doctoral thesis, Universitas PTIQ Jakarta.

[thumbnail of Naskah Disertasi] Text (Naskah Disertasi)
2026-GAGAH DARUHADI-2023.pdf - Accepted Version

Download (3MB)

Abstract

Sinkronisasi Dusertasi ini menyimpulkan bahwa pengelolaan antara Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menuju Net Zero Emission dalam perspektif al-Qur’an merupakan upaya mewujudkan pengelolaan energi berkelanjutan melalui keseimbangan antara hak manusia dan hak alam. Prinsip tersebut sejalan dengan nilai-nilai Qur’ani, seperti mīzān (keseimbangan), larangan fasād fī al-arḍ (kerusakan), pengendalian isrāf (pemborosan), serta pentingnya iṣlāḥ (konservasi dan perbaikan lingkungan). Dalam penelitian ini, sinkronisasi PLN–PLTS dipandang tidak hanya sebagai persoalan teknis dan ekonomi, tetapi juga sebagai amanah ekologis manusia yang terinspirasi dari nilai-nilai asmā’ al-ḥusnā
Penelitian ini menghasilkan enam model sinkronisasi, yaitu: (1) sistem dan perencanaan energi, (2) tata kelola dan kelembagaan energi, (3) ekonomi dan pembiayaan energi, (4) SDM dan teknologi energi, (5) keadilan distribusi energi, dan (6) dekarbonisasi serta pelestarian lingkungan menuju NZE 2060, yang diperkuat dengan layer etik berbasis Asmaul Husna. Model tersebut diterjemahkan ke dalam KPI, roadmap implementasi, dan strategi Co-Creation berbasis kolaborasi multiaktor dalam pengembangan PLTS, smart grid, dan transformasi sistem energi nasional menuju NZE 2060.
Kesimpulan penelitian diperoleh melalui kajian teoritis terhadap Co-Creation Theory, Governing the Commons, Polycentric Governance, dan Ecological Modernisation yang menjadi inspirasi dalam menemukan konsep-konsep Qur’ani terkait keserentakan, kebersamaan dalam pengelolaan sumber daya energi, pengelolaan energi sebagai amanah publik, jenis sumber daya energi, serta model sinkronisasi pengelolaan PLN dan PLTS menuju Net Zero Emission.
Disertasi ini mendukung pemikiran Co-Creation dari Venkat Ramaswamy dan Kerimcan Ozcan (2000, 2004, 2010, 2014), teori Governing the Commons dari Elinor Ostrom (1990), serta Polycentric Governance dari Elinor Ostrom (2010) yang menekankan pentingnya kolaborasi multiaktor, tata kelola kolektif, dan integrasi sistem energi dalam pengembangan energi terbarukan menuju NZE 2060.
Di sisi lain, disertasi ini berbeda pendapat dengan Teori Desinkronisasi Sosial Louis Althusser (1971) yang menyatakan bahwa unsur-unsur dalam sistem sosial cenderung bergerak secara tidak selaras dan independen, serta Teori Konflik Sosial Karl Marx (1848) yang memandang konflik antaraktor sebagai faktor dominan dalam perubahan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa sinkronisasi pengelolaan energi antara PLN dan PLTS tetap dapat diwujudkan melalui kolaborasi, integrasi kelembagaan, dan tata kelola kolektif dalam mendukung transisi energi menuju NZE 2060.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan
Divisions: Pascasarjana > Disertasi > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Kamir Kamir
Date Deposited: 15 Oct 2026 05:52
Last Modified: 15 Oct 2026 05:52
URI: https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/2158

Actions (login required)

View Item
View Item