Handayani, Tri (2026) Pendekatan Spiritual Sebagai Upaya Penguatan Mental Penderita Kanker Perspektif Al Qur’an. Doctoral thesis, Universitas PTIQ Jakarta.
2026-TRI HANDAYANI-2020.pdf - Accepted Version
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan spiritual dalam penanganan penderita kanker menghadirkan ruang pemulihan yang lebih holistik, manusiawi, dan berkeadilan psikis. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai transendental ke dalam konteks kesehatan mental, pendekatan ini mampu menyeimbangkan reduksi medis yang selama berabad-abad hanya berorientasi pada tubuh fisik semata. Kecenderungan materialistik dalam paradigma biomedis modern dapat dikoreksi melalui integrasi dimensi ruhani yang menghidupkan kesadaran eksistensial penderita. Pendekatan spiritual bukan sekadar menghadirkan alternatif terapi, tetapi juga berfungsi sebagai jembatan transformasi menuju kesehatan mental yang utuh dan bermakna.
Kesimpulan tersebut diperoleh melalui kerja metodis yang mencakup: pertama, penelusuran konsep spiritualitas dalam tradisi Islam dan psikologi modern sebagai pondasi filosofis. Kedua, eksplorasi terhadap isyarat al-Qur’an mengenai ketenangan jiwa, sabar, dan tawakal sebagai mekanisme regulasi emosi. Ketiga, implementasi nilai-nilai spiritual tersebut dalam praktik klinis dan keseharian penderita kanker sebagai strategi koping dan penguatan mental.
Disertasi ini berbeda pandangan dengan paradigma biomedis klasik yang menafsirkan kanker hanya sebagai disfungsi seluler. Melalui pendekatan spiritual, penulis menemukan bahwa penderita dengan tingkat religiusitas tinggi memiliki imunitas psikologis lebih stabil dan daya tahan emosional lebih baik. Penelitian ini menunjukkan bahwa kekuatan mental bukan hanya produk terapi psikologis, tetapi hasil dari kesadaran ilahiah yang membimbing individu untuk berdamai dengan penyakitnya tanpa kehilangan makna hidup.
Penelitian ini mendukung teori-teori terdahulu yang menjadi landasan konseptual pendekatan spiritual, yaitu: pertama, Teori Kecerdasan Spiritual oleh Danah Zohar dan Ian Marshall (2000). Kedua, Psikologi Agama oleh Zakiah Daradjat (1982). Ketiga, Konsep Kesehatan Mental Qur’ani oleh Sayyid Qutb (1991). Keempat, Spiritualitas Kesehatan oleh Pargament (1997). Keempat teori ini memiliki kesamaan dalam menempatkan spiritualitas sebagai inti keseimbangan jiwa dan sumber kekuatan menghadapi penderitaan. Semuanya berupaya menafsirkan relasi antara iman, makna hidup, dan ketahanan mental secara interdisipliner, baik melalui pendekatan teologis maupun psikologis. Adapun keunggulan pendekatan spiritual dalam penelitian ini adalah sifatnya yang partisipatif, terapeutik, dan aplikatif terhadap realitas penderita kanker, karena mampu memulihkan bukan hanya tubuh, tetapi juga jiwa yang sedang terluka.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian library research, yang memadukan analisis teologis, psikologis, dan fenomenologis untuk menemukan sintesis antara spiritualitas Islam dan kesehatan mental modern.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan |
| Divisions: | Pascasarjana > Disertasi > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Kamir Kamir |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 05:56 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 05:56 |
| URI: | https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/2159 |
