repository ptiq

Nusyuz Perspektif Hukum Islam Di Indonesia (Studi Kasus Perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Pusat)

Rizki, Muhammad (2017) Nusyuz Perspektif Hukum Islam Di Indonesia (Studi Kasus Perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Pusat). Undergraduate thesis, Institut PTIQ Jakarta.

[thumbnail of Muhammad Rizki 2013.pdf] Text
Muhammad Rizki 2013.pdf - Published Version

Download (472kB)

Abstract

ABSTRAK
Muhammad Rizki (13.01.1121), Nusyuz Perspektif Hukum Islam di Indonesia (Studi Kasus Perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Pusat). Program studi Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah Fakultas Syariah Institut PTIQ Jakarta. Realitas kehidupan berumah tangga saat ini di tengah besarnya gelombang globalisasi dan mobilisasi masyarakat yang hedonisme menunjukkan bahwa rapuhnya nilai keagamaan dalam keluarga muslim. Konsep tentang bagaimana cara membina dan melestraikan kehidupan berumah tangga, belum mampu menjamin terciptanya keluarga yang diharapkan di dalam Al-Quran. Sehingga hal ini menyebabkan sifat manusia rapuh dan mudah terbuai oleh bisikan setan yang menaburkan benih-benih kehancuran dalam berumah tangga hingga terjadilah peningkatan angka perceraian rumah tangga muslim di pengadilan agama yang disebabkan karena perselisihan dan pertengkaran atau dalam bahasa fikih disebut Nusyuz. Metode penelitian yang penulis gunakan untuk menyelesaikan permasalahan ini adalah dengan pendekatan kualitatif, yakni penyelesaian masalah secara empiris dengan melakukan wawancara dan observasi secara langsung ke Pengadilan Agama Jakarta Pusat untuk mendapatkan hasil data yang akurat dan ditambah dengan berbagai literatur-literatur yang memiliki hubungan dalam permasalahan penelitian ini, seperti kitab-kitab fikih, undang-undang perkawinan di Indonesia dan Kompilasi Hukum Islam. Hasil analisa yang penulis dapatkan adalah bahwa nusyuz bisa datang dari pihak istri atau dari pihak suami. Banyak sekali penyebab timbulnya nusyuz. Akan tetapi bila ditelusuri dapat disimpulkan beberapa penyebab utama yaitu: Datang dari pihak istri dan teman-temannya, Datang dari pihak Suami dan sahabat-sahabatnya, Datang dari pihak keluarga istri, atau Karena faktor-faktor lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurangnya ilmu tentang cinta menyebabkan tidak adanya keharmonisan dalam rumah tangga, hal inilah menjadi penyebab tingginya angka perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Pusat. Sehingga inilah tugas penulis untuk bagaimana menyelesaikan problematik nusyuz agar tidak terjadi perceraian, yaitu menyarankan kepada keluarga muslim agar selalu mengedepankan asas perdamaian dengan pertimbangan psikologis, melihat mafsadat dan manfaat tentang bagaimana saling menerima dan saling memaafkan. Kata kunci: Nusyuz, Perceraian, Pengadilan Agama Jakarta Pusat

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 200. Agama > 2X4. Fiqih, Hukum Islam > 2X4.3. Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam, Munakahat
2X4. Fiqih, Hukum Islam > 2X4.3. Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam, Munakahat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)
Depositing User: Abdul Rosyid
Date Deposited: 19 Oct 2021 02:46
Last Modified: 19 Oct 2021 02:46
URI: https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/296

Actions (login required)

View Item
View Item