repository ptiq

Aurat Perempuan Menopause Studi Komparatif Atas Terjemah Al-Qur’an Kemenag RI Dan Terjemah Tafsiriyah Muhammad Thalib

Syayfi, Sohib (2021) Aurat Perempuan Menopause Studi Komparatif Atas Terjemah Al-Qur’an Kemenag RI Dan Terjemah Tafsiriyah Muhammad Thalib. Masters thesis, Institut PTIQ Jakarta.

[thumbnail of Aurat Perempuan Menopause Studi Komparatif Atas Terjemah Al-Qur’an Kemenag RI Dan Terjemah Tafsiriyah Muhammad Thalib] Text (Aurat Perempuan Menopause Studi Komparatif Atas Terjemah Al-Qur’an Kemenag RI Dan Terjemah Tafsiriyah Muhammad Thalib)
2021-SOHIB SYAYFI-2017.pdf - Accepted Version

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komparasi terjemah al-Qur’an Kemenag RI dan terjemah tafsiriyah Muhammad Thalib dalam pembahasan aurat perempuan menopause ditinjau dari surat An-Nur ayatke-60. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif studi pustaka dengan metode muqârin. Sebagai rujukan utamanya adalah terjemah al-Qur’an Kemenag RI dan terjemah tafsiriyah Muhammad Thalib Kemudian di dukung dengan buku-buku lainnya yang berhubungan dengan fokus pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penerjemahan Al-Qur’an, Kemenag memakai metode terjemah harfiyah, sehingga disesuaikan dengan lafadz dari ayat al-Qur’an, untuk ayat yang memerlukan penjelasan, maka Kemenag memberikan catatan kaki sebagai bentuk penjelasan maknanya. Sebagaimana dalam menerjemahkan Q.s. An Nur ayat 60 tentang aurat perempuan menopause, mengenai lafadz أَن يَضَعۡنَ ثِيَابَهُ ن Kemenag mengartikan dengan; “menanggalkan pakaian.” Kemudian memberikan catatan kaki sebagai penjelas yaitu; “pakaian luar yang kalau dibuka tidak menampakkan aurat”.
Sedangkan terjemah Al-Qur’an versi Muhammad Thalib memakai metode terjemah tafsiriyah, sehingga menerjemahkan ayat al-Qur’an dengan memperjelas maknanya. Sebagaimana menerjemahkan Q.s. An Nur ayat 60 tentang Aurat perempuan menopause, mengenai lafadz ان يَضَعۡنَ ثِيَابَهُ ن Ustadz Muhammad Thalib menerjemahkannya; “melepaskan kerudung pelengkap pakaian mereka, selama kepala, leher dan dada tetap tertutup” Komparasi dalam kedua terjemahan tersebut adalah sama-sama berupaya untuk menejalaskan isi yang terkandung dalam Al-Qur’an agar mudah difahami namun dari metode penerjemahan yang berbeda. Khusus dalam masalah aurat perempuan menopause ini, baik terjemah Kemenag maupun terjemah Muhammad Thalib sama-sama menjelaskan kebolehan bagi perempuana menopause membuka pakaiannya hanya sebatas pakaian luar yang tetap tidak boleh menampakkan auratnya, hanya saja Muhammad Thalib dalam terjemahnya lebih menjelaskan secara detail maksud pakaian luar yang boleh yang dilepaskannya

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan
Divisions: Pascasarjana > Tesis > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Siti Mariam
Date Deposited: 19 Dec 2021 04:45
Last Modified: 19 Dec 2021 04:45
URI: https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/452

Actions (login required)

View Item
View Item