repository ptiq

Hak Asasi Perempuan Dalam Hukum Keluarga Berbasis Al -Qur’an

Chalabi, Ahmad (2021) Hak Asasi Perempuan Dalam Hukum Keluarga Berbasis Al -Qur’an. Doctoral thesis, Institut PTIQ Jakarta.

[thumbnail of Naskah Disertasi] Text (Naskah Disertasi)
2021-AHMAD CHALABI-2014.pdf - Accepted Version

Download (3MB)

Abstract

Kesimpulan dari disertasi ini bahwa bahwa Hak Asasi Perempuan dalam hukum keluarga perspektif al-Qur’an adalah hak dasar yang melekat pada diri perempuan sebagai anugerah dari Tuhan terkait norma dan hokum yang melindungi perempuan sebagai seorang individu, makhluk sosial dan dimensi spritual. Hak perempuan secara individu dalam hukum keluarga adalah hak kesempatan meraih pendidikan dan berprestasi, hak terkait perkawinan dan hak khulu dan waris. Sedangkan hak perempuan sebagai mahkluk sosial adalah, hak perempuan untuk memiliki kesempatan berkpirah secara seimbang di ruang domestik dan publik, yaitu : Hak untuk bekerja , hak menjadi pemimpin, hak berwirausaha, hak keamanan dan kenyamanan di tempat bekerja dan media sosial, termasuk hak mendapatkan lingkungan yang sehat. Adapun hak perempuan sebagai dimensi spritual, perempuan juga memiliki hak beribadah,sesuai ketentuan agama dan dengan keinginan dan kemampuan yang dimilikinya,tidak ada yang dapat merampas hak perempuan utnuk beribadah Kesimpulan penelitian ini memiliki kesamaan pandangan dengan pemikiran Aminah Wadud, Fatimah Mernissi, Nawal El-Sādawi, Riffat Hasan, Asghar Ali Enginer, Qasim Amin, Laila Ahmed, Asma Barlas, Ziba Mir-Hosseini, Nasaruddin Umar, Siti Musda Mulia, Husain Muhammad, Masdar Farid Mas’udi dan Sahal Mahfud, Nur Arfiyah Febriyani yang mendudukan laki-laki dan perempuan dalam kesetaraan, keadilan, dan kebebasan sehingga pemenuhan hak asasi perempuan dalam keluarga merupakan sesuatu yang mutlak dilakukan. Selain itu, kesimpulan penelitian ini berbeda dengan pemikiran Syekh Nawawi al-Bantani dalam kitabnya ‘Uqud-u.i-lujain fi bayan huquq-u’lzaujain Al-Mawardi dalam kitabnya Al-Ahkam al-Sulthoniyyah dan para mufassir klasik seperti Imam Jalȃludȋn As-Suyûthi, Al-Mahalli, Al-Marāghī , Hamka, Yusuf Qordhowi, Mahmȗd Ali, Muhammad Rafaat, Saefȕdin Abdul Fatah,Fatimah Umar Nashef, Ibrahim Al-Kholi yang masih menempatkan perempuan sebagai sub ordinat laki-laki sehingga dapat mengakibatkan pemenuhan hak-hak perempuan tidak dapat terpenuhi dan tercapai. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif, dengan menggunakan riset kepustakaan (library research). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, yaitu semua bahan bahan yang dikumpulkan bersumber dari kajian teks atau tulisan-tulisan yang relevan dengan penelitian ini baik secara langsung maupun tidak. Studi pustaka ini digunakan sebagai landasan untuk menjadi pedoman dalam menganalisa dan memecahkan problem yang sedang diteliti. Pemilihan jenis penelitian kepustakaan (library research) ini didasarkan atas objek yang diteliti, yakni nashatau teks ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan tentang hak-hak perempuan dalam hukum keluarga.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan
Divisions: Pascasarjana > Disertasi > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Siti Mariam
Date Deposited: 21 Apr 2022 07:16
Last Modified: 21 Apr 2022 07:16
URI: https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/598

Actions (login required)

View Item
View Item