repository ptiq

Konservasi Lingkungan Berbasis Ekologi Integral Perspektif Al-Qur’an

Andini, Riddo (2022) Konservasi Lingkungan Berbasis Ekologi Integral Perspektif Al-Qur’an. Doctoral thesis, Institut PTIQ Jakarta.

[thumbnail of Naskah Disertasi] Text (Naskah Disertasi)
2022 RIDDO ANDINI-2018.pdf - Accepted Version

Download (2MB)

Abstract

Kesimpulan disertasi ini adalah bahwa konservasi lingkungan didasarkan dengan pendekatan ekologi integral merupakan model baru yang mampu mengintegrasikan berbagai perspektif ke dalam pendekatan postdisipliner yang kompleks. Dalam kerangka kerjanya, setiap persoalan terkait konservasi lingkungan, harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan empat kuadran yang tidak bisa direduksi, yaitu objektif (medan perilaku), subjektif (medan pengalaman), intersubjektif (medan budaya), dan interobjektif (medan sistem). Sehingga mampu menyelesaikan kompleksitas permasalahan secara komprehensif. Kerangka kerja ini dalam bentuk integratif mencakup dimensi psiko-kultural-sosio-normatif, yang menuntut studi yang bercorak multidisipliner. Perspektif al-Qur‟an mengenai konservasi lingkungan berbasis ekologi integral ditemukan dalam empat hal: pertama, perilaku bertanggungjawab terhadap keberlangsungan alam (medan perilaku), yang ditandai tidak boros dalam memanfaatkan sumber daya alam dan menghindari perilaku merusak alam. Kedua, kesadaran ekologis (medan pengalaman), dengan cara adanya internalisasi nilai-nilai kesadaran ekologis melalui motivasi ekologis dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Ketiga, penerapan nilai-nilai keagamaan dalam pelestarian lingkungan (medan budaya), di antaranya dengan adanya etika terhadap hewan, tumbuhan, dan mineral dan konsep halal-haram sebagai model konsumsi dalam Islam. Keempat, mentaati aturan pencipta (medan sistem), dengan adanya memperhatikan ancaman terhadap pelaku perusak lingkungan dan memberikan hukum setimpal bagi pelaku pelanggaran lingkungan. Disertasi ini memiliki persamaan dengan Lynn White (1987), yang berpendapat bahwa agama Kristen yang antroposentrik bertanggung jawab atas kerusakan alam. Sama dengan Fritjof Capra (2001), yang menyatakan krisis global dimuka bumi dapat dilacak dari cara pandang manusia modern. Juga sependapat Langdon Gilkey (1993), yang menyatakan sikap dan cara pandang manusia modern terhadap alam, telah mendorong berbagai bencana alam dan bencana alam lainnya. Memiliki kesamaan dengan Berry (1995), Seyyed Hossein Nasr (1996), yang menyatakan krisis lingkungan saat ini bukanlah kesalahan agama, tetapi kesalahan manusia yang telah meninggalkan tradisi spiritual. Juga sependapat dengan Tucker & Grim (2001), yang berpendapat bahwa akar dari segala permasalahan lingkungan dari cara pandang manusia yang antroposentris. Arne Naess (2004) yang menganggap manusia bagian dari alam, dan alam suci dan sakral. Edith Brown Weiss (2005) yang menyatakan bahwa konsumsi sumber daya alam yang berkualitas secara berlebihan membuat generasi mendatang harus membayar mahal untuk mengkonsumsi sumber daya yang sama. Temuan Disertasi ini berbeda dengan pendapat Alfred Russel Wallace (1913), yang menyatakan bahwa alam semesta tercipta khusus untuk evolusi manusia. Disertasi ini juga berbeda dari Immanuel Kant (practical philosophy, 1999) yang menegaskan bahwa hanya manusia yang merupakan makhluk rasional, sehingga diperbolehkan menggunakan makhluk non rasional lainnya untuk mencapai tujuan hidup manusia. Oleh karena makhluk selain manusia dan semua entitas alamiah lainnya tidak memiliki akal budi, maka mereka tidak berhak untuk diperlakukan secara moral terhadapnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tafsir maudū’i (tematik) yang dirumuskan oleh Rasywānī, dengan menggunakan pendekakan integratif-interkonektif dalam usaha memahami kompleksitas femonena kehidupan yang dihadapi dan dijalani manusia.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan
Divisions: Pascasarjana > Disertasi > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Siti Mariam
Date Deposited: 05 Nov 2022 02:40
Last Modified: 05 Nov 2022 02:40
URI: https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/683

Actions (login required)

View Item
View Item