repository ptiq

DIFABILITAS DALAM PANDANGAN AL-QUR’AN

Al-Ghifarie, Muhammad Farchan (2022) DIFABILITAS DALAM PANDANGAN AL-QUR’AN. Undergraduate thesis, Institut PTIQ Jakarta.

[thumbnail of DIFABILITAS DALAM PANDANGAN AL-QUR’AN] Text (DIFABILITAS DALAM PANDANGAN AL-QUR’AN)
SKRIPSI M. FARCHAN AL-GHIFARIE - Muhammad Farchan Alghifarie.pdf - Accepted Version

Download (1MB)

Abstract

Fokus penelitian ini adalah membahas tentang orang-orang yang mengalami
keterbatasan fisik, mental sensorik, intelektual dan mengalami hambatan atau
kesulitan untuk beradaptasi dengan masyarakat sekitar. Agama Islam adalah agama
yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan sangat menghormati
individu yang memiliki keterbatasan. Pada kenyataannya penyandang difabilitas
selalu dipandang sebelah mata oleh masyarakat, bahkan dianggap orang yang tidak
berguna dan bisa mendapatkan diskriminasi hingga kepada pengekploitasian.
Tujuan penelitian ini adalah tidak lain untuk mengetahui istilah Al-Qur’an
terhadap penyandang difabilitas dan bagaimanakah konotasi Al-Qur’an dalam
menanggapi permasalahan yang ada pada penayandang difabilitas apakah
mempunyai konotasi yang positif atau negatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian
pustaka (library research), dengan metode deskriptif analisis dan pendekatan
kualitatif. Pengumpulan data karya ilmiah ini peneliti menggunakan penyelidikan
kepustakaan dengan menelaah kitab tafsir, buku dan jurnal yang berkaitan dengan
skripsi ini. Teknis analisis data peneliti menggunakan teknik analisis isi (content

analysis) dalam mengolah informasi yang diperoleh dari Al-Qur’an, tafsir dan buku-
buku yang berkaitan dengan penelitian ini.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat banyak istilah dalam
Al-Qur’an yang menunjukkan kepada penyandang difabilitas yaitu Shummun,
Bukmun, A’mā/Umyun, dan A’raj. Terdapat 38 ayat yang tersebar dalam 26 surah
dalam Al-Qur’an. Dari keseluruhan ayat hanya empat ayat yang berbicara langsung
tentang sikap terhadap penyandang difabilitas atau menunjukkan penyandang
difabilitas secara fisik. Al-Qur’an memandang penyandang difabilitas sama dengan
manusia normal lainnya, hendaknya bersikap toleransi atau bertindak sama terhadap
sesama manusia terutama kaum yang lemah, tidak bersikap toleransi, atau bersikap
diskriminasi, dan memberi keringanan terhadap penyandang difabilitas
diperbolehkan untuk tidak ikut berperang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Syaiful Arief
Date Deposited: 18 Nov 2022 06:47
Last Modified: 18 Nov 2022 06:47
URI: https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/750

Actions (login required)

View Item
View Item