Hambali, Hambali (2025) Komunikasi Intrapersonal dalam Manajemen Stres Perspektif Al-Qur’an. Doctoral thesis, Universitas PTIQ Jakarta.
2025-HAMBALI-193530023.pdf - Accepted Version
Download (2MB)
Abstract
Disertasi ini menyimpulkan bahwa komunikasi intrapersonal merupakan fondasi penting dalam manajemen stres perspektif Al-Qur'an, tidak hanya terbatas pada dialog internal dan proses kognitif internal, tetapi juga mencakup dimensi spiritual yang mendalam, seperti tauhid, tafakkur, husnuzhan, tawakkal dan ridha kepada Allah SWT. Model komunikasi intrapersonal dalam manajemen stres perspektif Al-Qur'an lebih dominan berperan dalam dua aspek, yaitu kognitif dan emosional. Dikuatkan dengan nila-nilai Al-Qur'an yang memberi daya tahan spiritual (resilillensi), mengarah pada pemecahan masalah dan mengelola keseimbangan emosi.
Kesimpulan tersebut diperoleh melalui analisis tentang komunikasi intrapersonal dan manajemen stres, ditemukan bahwa komunikasi intrapersonal merupakan bentuk komunikasi yang paling banyak dilakukan dalam memberi arti suatu objek seperti benda, kejadian, peristiwa dan fakta dipengaruhi pengolahan informasi yang meliputi bagaimana menerima informasi, mengolah, menyimpan dan menghasilkan kembali. Inilah yang membedakan respon setiap orang dalam menerima stres, karena stres merupakan pengalaman subjektif yang didasarkan pada persepsi terhadap situasi yang dihadapi.
Disertasi ini memiliki persamaan dan perbedaan dengan beberapa tokoh manajemen stres dalam disertasi ini seperti Marianne Dainton dan Elaine D. Zelley (2004), Jerold S. Greenberg (1983), dan Michel Olpin dan Margie Hesson (2006). Adapun persamaannya terletak faktor mental, psikis dan kognitif, karena stres hanya akan berdampak jika tidak mampu mengelola dan mengendalikan stresnya. Adapun perbedaannya teori-teori di atas lebih menekankan pada penanganan stres yang dialami seseorang, sedangkan disertasi ini berfokus peningkatan daya tahan spritiual (resilliensi), dengan harapan stres yang dihadapi tidak berdampak negatif (distress), tapi justru berdampak positif (eustress).
Disertasi ini memiliki kesamaan pendapat dengan Dadang Hawari, Mustamer Pedak (2009) dan M. Darwis Hude (2006), yaitu pentingnya peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dalam pengendalian stres dengan sikap bersabar, bersyukur dan berprasangka baik kepada Allah SWT. Diiringi dengan peningkatan ibadah yang terus menjaga kesadaran diri dengan dzikir, shalat, muhasabah dan berdoa.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library reseach). Untuk menganalisa ayat-ayat yang berkaitan dengan komunikasi intrapersonal dan manajemen stres, menggunakan tafsir maudhu’i, yaitu sebuah pendekatan tafsir yang menganalisa ayat-ayat Al-Qur’an berdasarkan tematik.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan |
| Divisions: | Pascasarjana > Disertasi > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Kamir Kamir |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 01:59 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 01:59 |
| URI: | https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/1927 |
