repository ptiq

Penguatan Spiritual dan Manajemen Stres terhadap Kesehatan Mental Sandwich Generation dalam Perspektif Al-Qur’an

Hafizatul Aini, Putri (2025) Penguatan Spiritual dan Manajemen Stres terhadap Kesehatan Mental Sandwich Generation dalam Perspektif Al-Qur’an. Masters thesis, Universitas PTIQ Jakarta.

[thumbnail of Naskah Tesis] Text (Naskah Tesis)
2025-PUTRI HAFIZATUL AINI-2022.pdf - Accepted Version

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini membahas penguatan spiritual dan manajemen stres berbasis Al-Qur’an sebagai strategi untuk mengatasi masalah kesehatan mental pada sandwich generation. Kelompok ini kerap menghadapi tekanan mental akibat tanggung jawab berlapis yang berisiko memicu stres, kecemasan, serta kelelahan fisik dan emosional. Untuk menjawab tantangan tersebut, praktik spiritual berbasis Al-Qur’an seperti salat khusyuk, zikir, doa, dan tadabur Al-Qur’an dikaji sebagai pendekatan yang berperan penting dalam menenangkan jiwa dan membangun pola pikir yang lebih positif.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) yang bersifat deskriptif-analitis. Metode tafsir maudhui (tematik) diterapkan untuk mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan penguatan spiritual dan manajemen stres. Metode tafsir ini dilakukan dengan menghimpun ayat-ayat yang relevan, menganalisisnya secara komprehensif, dan mengaitkannya dengan teori auto-sugesti positif untuk mengidentifikasi pola hubungan antara praktik spiritual Islam dan strategi manajemen stres dalam konteks kesehatan mental pada sandwich generation.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara auto-sugesti positif dan nilai-nilai Qur’ani berpotensi menciptakan pendekatan manajemen stres yang efektif. Auto-sugesti positif yang diterapkan melalui afirmasi dan visualisasi positif yang konstruktif terbukti mampu memperkuat keyakinan diri dan mengurangi kecemasan. Kombinasi kedua pendekatan ini melahirkan model yang berfokus pada ketenangan batin sekaligus pemikiran yang sehat dan optimis.
Temuan ini mendukung kajian akademisi seperti Malik Badri (1979), Hussein Rassool (2021), dan Taufiq Pasiak (2002) yang menyoroti pentingnya pendekatan spiritualitas dalam mendukung kesehatan mental. Temuan ini juga selaras dengan pemikiran Darwis Hude (2017) yang menegaskan bahwa nilai iman yang tertanam dalam kalbu manusia menjadi landasan utama dalam membentuk sikap dan tingkah laku individu. Konsep terapi dua sisi yang dikemukakan oleh Abu Zaid al-Bakhi (1984), yang menggabungkan pendekatan agama dan medis, turut relevan dengan hasil penelitian ini. Sementara itu, temuan penelitian ini berbeda pandangan dengan teori Sigmund Freud (1950) yang melalui pendekatan psikoanalisisnya memandang agama sebagai bentuk neurosis universal dan menganggap Tuhan sebagai delusi hasil ciptaan manusia.
Penelitian ini menawarkan pendekatan yang lebih integratif dengan menyoroti bagaimana konsep auto-sugesti positif dapat diperkaya melalui nilai-nilai spiritual berbasis Al-Qur’an sehingga mampu meningkatkan efektivitas manajemen stres yang relevan bagi individu dalam sandwich generation. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis bagi kajian kesehatan mental dan spiritualitas, sekaligus menjadi pijakan awal bagi penelitian lanjutan yang berfokus pada implementasi praktis dalam kehidupan sehari-hari.

Kata Kunci: Penguatan Spiritual, Manajemen Stres, Sandwich Generation, Kesehatan Mental, Auto-Sugesti Positif.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan
Divisions: Pascasarjana > Tesis > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Kamir Kamir
Date Deposited: 02 Apr 2026 07:53
Last Modified: 02 Apr 2026 07:53
URI: https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/1966

Actions (login required)

View Item
View Item