repository ptiq

Paradigma Inklusivitas dalam Al-Qur’an: Telaah Pemenuhan Hak Profesi terhadap Penyandang Disabilitas

Ulil Rosyad, Mohammad (2025) Paradigma Inklusivitas dalam Al-Qur’an: Telaah Pemenuhan Hak Profesi terhadap Penyandang Disabilitas. Masters thesis, Universitas PTIQ Jakarta.

[thumbnail of Naskah Tesis] Text (Naskah Tesis)
2025-MOHAMMAD ULIL ROSYAD-2023.pdf - Accepted Version

Download (1MB)

Abstract

Paradigma inklusivitas dalam Islam menempatkan setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, pada posisi yang setara dalam martabat dan peran sosial. Namun, realitas menunjukkan bahwa mereka kerap dipandang melalui kacamata medis dan belas kasihan, yang mengakibatkan keterbatasan akses terhadap ruang publik, termasuk dunia kerja. Kritik dari pemikir post-positivisme terhadap agama-agama samawi yang dianggap diskriminatif semakin menegaskan urgensi untuk menafsirkan ulang teks-teks suci dalam bingkai inklusif yang berorientasi pada pemberdayaan, bukan sekadar keringanan.
Al-Qur’an memuat nilai-nilai universal seperti keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Prinsip-prinsip tersebut tercermin dalam sejumlah ayat, misalnya Surah al-Fath/48:17, ‘Abasa/80:1-4, dan an-Nur/24:61, yang menolak pandangan eksklusif dan mengakui kapasitas penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan. Sejarah mencatat bahwa tokoh seperti Abdullah bin Ummi Maktum, meskipun tunanetra, tetap dipercaya memegang peran strategis di masa Nabi. Fakta ini menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi kontribusi profesional ketika akses dan kesempatan diberikan secara adil.
Socio-religious model of disability (SRmD) menggabungkan konsep Ahliyyah dan nilai maqâshid asy-syarî‘ah dengan paradigma sosial, sehingga inklusivitas tidak berhenti pada ruang ibadah, tetapi merambah ke dunia kerja. Paradigma ini mendorong terciptanya sistem yang ramah disabilitas melalui penyediaan fasilitas, adaptasi media, dan perlindungan hukum, sehingga penyandang disabilitas dapat berperan aktif dan produktif. Dengan demikian, inklusivitas dalam perspektif Al-Qur’an bukan sekadar retorika, melainkan fondasi untuk mewujudkan keadilan sosial yang nyata.

Kata Kunci: al-Qur’an, disabilitas, profesi, SrMd

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan
Divisions: Pascasarjana > Tesis > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Kamir Kamir
Date Deposited: 04 Apr 2026 11:08
Last Modified: 04 Apr 2026 11:08
URI: https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/1974

Actions (login required)

View Item
View Item