repository ptiq

Epistemologi Maqāṣid dalam Pembaruan Pemikiran Tafsir Hassan Hanafi dan Abdullah Saeed

Kurdi, Kurdi (2025) Epistemologi Maqāṣid dalam Pembaruan Pemikiran Tafsir Hassan Hanafi dan Abdullah Saeed. Doctoral thesis, Universitas PTIQ Jakarta.

[thumbnail of Naskah Disertasi] Text (Naskah Disertasi)
2025-KURDI-2021.pdf - Accepted Version

Download (3MB)

Abstract

Disertasi ini menawarkan rumusan baru tentang epistemologi maqāṣid dalam pembaruan tafsir al-Qur’an. Manhaj tafsir yang disebut dengan “tafsīr bi al-maqāṣid” ini mempertimbangkan fungsi penafsiran pada tiga horison: konteks turunnya wahyu, pemaknaan teks al-Qur’an, dan konteks kontemporer. Masing-masing mengusung kebenaran sesuai fungsinya. Namun, gagasan pembaruan tafsir Hanafi dan Saeed lebih menekankan pada implikasi bagi realitas mutakhir sehingga “fungsi implikatif” yang menjadi ekspektasi: Implikasi tafsir baru yang diidealkan Hanafi adalah transformation (transformasi), sementara Saeed menginginkan tafsir adaptation (adaptasi) dengan kemajuan zaman.
Kesimpulan tersebut diperoleh dengan cara menganalisis teori “fungsi penafsiran” menurut Jorge J. E. Gracia. Teori ini mencakup tiga aspek: historical function (fungsi historis); meaning function (fungsi pemaknaan); dan implicative function (fungsi implikatif).
Disertasi ini memiliki kesamaan pandangan dengan Muhammad Ṭāhir ibn ‘Āsyūr, Ṭāhā Jābir ‘Alwānī, dan Yūsuf al-Qaraḍāwī yang menilai bahwa ruang lingkup maqāṣid syarī’ah tidak hanya mencakup ayat hukum dalam arti sempit tetapi juga menjangkau seluruh ajaran al-Qur’an yang berhubungan dengan perilaku manusia (af’āl al-mukallaf). Di sisi lain, disertasi ini sejalan dengan pemikiran Muhammad Ṭāhir ibn ‘Āsyūr dan Ṭāhā Jābir ‘Alwānī tentang rumusan maqāṣid sebagai epistemologi yang berorientasi kemajuan umat di tingkat global.
Disertasi ini berbeda pandangan dengan sebagian sarjana Muslim kontemporer, seperti Waṣfī ‘Āsyūr Abū Zayd, Abdul Mustaqim, dan Mohammed Gamal Abdelnour yang memahami maqāṣid al-syarī’ah hanya mencakup bidang fikih dalam ranah yang terbatas. Mereka menilai maqāṣid al-syarī’ah tidak menjangkau ayat-ayat teologi, gender, kisah, amṡāl, eskatologi, dan hal lain di luar yang bertemakan fikih.
Metode yang digunakan dalam disertasi ini adalah deskriptif kualitatif. Dengan analisis komparatif dengan pendekatan hermeneutika kritis-filosofis, peneliti merumuskan formulasi epistemologi maqāṣid pada pemikiran Hassan Hanafi dan Abdullah Saeed.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan
Divisions: Pascasarjana > Disertasi > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Kamir Kamir
Date Deposited: 08 Apr 2026 08:34
Last Modified: 08 Apr 2026 08:34
URI: https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/1996

Actions (login required)

View Item
View Item