repository ptiq

Pendekatan Psikoterapi Al-Quran dalam Penanggulangan Kecanduan Pornografi

Rismanuddin, Rismanuddin (2025) Pendekatan Psikoterapi Al-Quran dalam Penanggulangan Kecanduan Pornografi. Masters thesis, Universitas PTIQ Jakarta.

[thumbnail of Naskah Tesis] Text (Naskah Tesis)
2025-RISMANUDDIN-2023.pdf - Accepted Version

Download (1MB)

Abstract

Kecanduan pornografi merupakan permasalahan serius yang berdampak luas pada aspek psikologis, sosial, dan moral individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendekatan psikoterapi berbasis Al-Qur'an sebagai strategi penanggulangan kecanduan pornografi. Penelitian ini mengintegrasikan teori-teori psikoterapi yang relevan dengan prinsip-prinsip spiritual dalam Al-Qur'an, sehingga menghasilkan pendekatan terapi yang komprehensif dan holistik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research).
Data diperoleh dari sumber-sumber primer seperti Al-Qur'an, hadits, serta literatur akademik terkait psikoterapi dan terapi spiritual. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif-analitis, menggabungkan teori-teori psikoterapi, seperti terapi kognitif-behavioral, terapi humanistik, terapi psikoanalisis, terapi mentalis, dan terapi eksistensial, dengan nilai-nilai ajaran Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip dalam Al- Qur'an, seperti shalat, membaca dan mentadabburi Al-Qur’an, puasa, zikir kpada Allah SWT dan selawat kepda Nabi muhammad SAW, pernikahan, taubat nasuha, ruqiyah menikah. Dapat diimplementasikan dalam kerangka psikoterapi untuk membantu individu dalam proses pemulihan dari kecanduan pornografi.
Selain itu, psikoterapi berbasis tasawuf perspektif Al-Qur'an juga dapat diterapkan sebagai upaya penanggulangan, sebagaimana teori Atkinson yang membagi psikoterapi dalam beberapa teknik seperti terapi psikoanalisis, kognitif, humanistik, integratif, serta terapi kelompok atau keluarga. Pendekatan ini terbukti berkontribusi dalam penguatan mekanisme koping (coping mechanisms) dan membantu individu menemukan tujuan hidup yang lebih jelas, yang menjadi faktor penting dalam proses pemulihan. Integrasi nilai-nilai spiritual dalam psikoterapi juga meningkatkan motivasi individu untuk berubah dan memperbaiki kualitas hidup mereka secara menyeluruh.
Kemudian, peran Al-Qur’an dalam pendekatan psikoterapi juga tercermin dalam beberapa poin penting yang ditemukan penulis, antara lain: Pertama, adanya larangan mendekati zina sebagai langkah preventif agar individu tidak terjerumus dalam perilaku menyimpang. Kedua, perintah untuk menjaga pandangan dalam rangka mengendalikan dorongan negatif. Ketiga, pentingnya taubat dan menjaga diri sebagai bentuk komitmen untuk memperbaiki diri. Keempat, anjuran untuk menghindari lingkungan dan faktor-faktor pemicu yang dapat memicu perilaku negatif. Kelima, membangun pertahanan diri melalui penguatan iman dan ilmu sebagai benteng dalam menghadapi godaan. Keenam, pentingnya pendidikan dan kesadaran

kolektif dalam masyarakat sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan. Ketujuh, memilih teman yang baik agar mendapatkan dukungan positif dalam proses pemulihan. Kedelapan, menggunakan media sosial secara bijak agar terhindar dari konten negatif. Dan kesembilan, menghindari kebiasaan menyendiri yang dapat memicu keinginan untuk kembali melakukan perilaku menyimpang. Keseluruhan poin ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi landasan dalam pendekatan psikoterapi untuk membantu individu mengatasi kecanduan pornografi secara bertahap, terarah, dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Psikoterapi Al-Qur'an, Kecanduan Pornografi, Interpretasi Al-Qur’an dan Tafsir Al-Qur'an.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan
Divisions: Pascasarjana > Tesis > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Kamir Kamir
Date Deposited: 10 Apr 2026 02:37
Last Modified: 10 Apr 2026 02:37
URI: https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/1999

Actions (login required)

View Item
View Item