repository ptiq

Ekoteologi dalam Al-Quran (Studi Pemikiran Seyyed Hossein Nasr)

Ali, Salman (2025) Ekoteologi dalam Al-Quran (Studi Pemikiran Seyyed Hossein Nasr). Masters thesis, Universitas PTIQ Jakarta.

[thumbnail of Naskah Tesis] Text (Naskah Tesis)
2025-SALMAN ALI-2023.pdf - Accepted Version

Download (1MB)

Abstract

Krisis ekologi global dewasa ini tidak semata-mata merupakan akibat dari kekeliruan teknis, ketidakefisienan teknologi, atau lemahnya implementasi kebijakan lingkungan, melainkan mencerminkan krisis mendasar dalam cara pandang manusia terhadap alam. Paradigma antroposentris yang menempatkan manusia sebagai pusat nilai, tujuan akhir, dan penguasa atas tatanan kosmik telah mendominasi kerangka pembangunan modern. Pandangan ini secara sistemik melegitimasi eksploitasi alam secara masif dan instrumental, yang tidak hanya mengakibatkan kerusakan lingkungan seperti deforestasi, polusi, dan kepunahan biodiversitas, tetapi juga memperparah ketimpangan sosial-ekonomi, khususnya di negara-negara berkembang yang bergantung pada sumber daya alam. Sebagai respons kritis terhadap kerangka berpikir antroposentris tersebut, pendekatan ekosentris muncul dengan tawaran nilai etis baru yang menempatkan alam sebagai entitas yang memiliki nilai intrinsik. Namun demikian, ekosentrisme sering kali gagal mengintegrasikan dimensi sosial-ekonomi dalam praksisnya, sehingga menimbulkan ketegangan antara konservasi ekologis dan kebutuhan dasar manusia.
Dalam konteks ini, ekoteologi Islam yang dikembangkan oleh Seyyed Hossein Nasr menghadirkan pendekatan spiritual-religius yang menggabungkan etika lingkungan dengan prinsip-prinsip teologis seperti tauhid, amanah, dan kesucian alam sebagai ciptaan Tuhan. Pemikiran Nasr memberikan kritik tajam terhadap sekularisme modern dan menawarkan sintesis antara dimensi metafisis dan ekologis sebagai dasar etika lingkungan yang holistik. Tulisan ini menganalisis kritik Nasr terhadap paradigma antroposentris dan menggali relevansi ekoteologinya dalam merespons tantangan eksploitasi lingkungan, khususnya di sektor pertambangan di Indonesia. Melalui pendekatan ini, penulis menegaskan urgensi transisi menuju paradigma pembangunan berkelanjutan yang menjunjung tinggi keadilan ekologis dan kesejahteraan sosial secara simultan.
Kata Kunci: Ekoteologi, Seyyed Hossein Nasr, Antroposentrisme, Tauhid, Amanah, Etika Lingkungan, Eksploitasi Alam, Islam, Pertambangan, Keadilan Ekologis.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan
Divisions: Pascasarjana > Tesis > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Kamir Kamir
Date Deposited: 10 Apr 2026 02:47
Last Modified: 10 Apr 2026 02:47
URI: https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/2000

Actions (login required)

View Item
View Item