Khaidir, T. (2025) Manajemen Energi Terbarukan sebagai Penanggulangan Emisi Karbon Perspektif Al-Qur’an. Doctoral thesis, Universitas PTIQ Jakarta.
2025-T. KHAIDIR-2021.pdf - Accepted Version
Download (2MB)
Abstract
Disertasi ini menyimpulkan berdasarkan hasil temuan penelitian bahwa model manajemen adalah terdiri dari perencanaan atau at-takhthȋth, pengorganisasian atau at-tanzhȋm, pelaksanaan at-tansȋq, pengendalian ar-riqȃbah, kemampuan (kompetensi) atau al-kafȃ’ah dan akhlak (budi pekerti) atau akhlȃq. Sedangkan solusi penanggulangan emisi karbon adalah dengan menggunakan energi matahari sebagai energi masa depan bagi manusia di muka bumi, hal ini karena selaras dengan fitrah Islam, ramah lingkungan. Energi matahari merupakan sumber yang tak terbatas dan berkelanjutan bagi kebutuhan energi di alam semesta, sesuai isyarat Al-Qur'an, di mana matahari disebut sebagai sumber cahaya. Dalam isyarat Al-Qur'an, penulis mengungkap temuan lain yang menarik dari penelitian ini bahwa matahari tidak hanya disebut secara eksplisit, melainkan tersebar dalam berbagai bentuk kosakata yang sarat makna seperti misbah, dhiyȃ', dan sirȃj, yang secara umum diartikan sama yakni cahaya atau pelita. Berdasarkan sains dan Al-Qur’an setiap kosakata memiliki makna yang khas yang menggambarkan peran matahari sebagai pemberi cahaya yaitu misbah adalah pelita besar yang berada dalam reaksi fusi matahari atau reaksi fusi matahari itu sendiri, dhiyȃ' adalah sinar-sinar yang ada dalam gelombang elektromagnetik matahari, dan sirȃj adalah foton yang membawa gelombang elektromagnetik matahari.
Pemilihan energi yang bersumber dari energi matahari, dilakukan dengan menggunakan metode SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats), ini merupakan pendekatan yang efektif untuk mengevaluasi potensi dan tantangan terkait penggunaannya. Dengan analisis SWOT menunjukkan bahwa energi matahari memiliki banyak kelebihan yang dapat dimanfaatkan, terutama sumbernya yang melimpah dan dalam jangka panjang dengan biaya operasional terjangkau serta dampak lingkungan yang minimal terhadap perubahan iklim dan pemanasan global (global warming). Sementara dalam penelitian yang dilakukan oleh Silfia Ainurrohmah dan Sudarti tentang “Analisis perubahan iklim dan global warming yang terjadi sebagai fase kritis” menunjukkan bahwa global warming dan perubahan iklim saling berhubungan, hal yang berbeda dalam analisis ini adalah masih bersifat teoritis dan informatif yang perlu dikaji lebih lanjut untuk solusinya.
Adapun persamaan penelitian ini dengan penelitian lain adalah sama-sama fokus pada solusi penurunan emisi karbon yang berdampak terhadap perubahan iklim dan global warming. Sementara perbedaannya adalah penelitian ini meneliti tentang solusi dalam penggunaan energi matahari tanpa emisi, sedangkan penelitian-penelitian lain dengan solusi yang berbeda antara lain adalah tentang “Perubahan iklim dalam perspektif sufisme” oleh Hanafi Sofyan Guciano (2019) dengan solusi mengajak manusia untuk mengubah perilaku, termasuk meninggalkan gaya hidup konsumtif yang mengamalkan ajaran sufisme seperti mȋzȃn, zuhud dan wara’. Begitu juga tentang “Ekologi berwawasan gender” oleh Nur Arfiyah Febriani (2014) yang mengusung teori eko humanis teosentris, tanpa membedakan antara laki-laki dan perempuan terhadap masalah lingkungan.
Jenis penelitian disertasi ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode maudhu’i dari firman Allah subhânahû wata’âlâ, kumpulan hadis Nabi Muhammad shallallâhu ‘alaihi wasallam, pendapat para sahabat, tabiin dan para ulama, dan juga secara library research (studi kepustakaan) yaitu mengumpulkan data dan informasi tentang konsep-konsep manajemen energi terbarukan dalam Al-Qur’an atau model manajemen yaitu suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaannya dilakukan dengan memiliki kompetensi dan akhlak yang baik, dan pengendalian organisasi, termasuk pengendalian sumber daya, pengelolaan energi yang berkelanjutan, penanggulangan emisi karbon dan perubahan iklim untuk mencapai tujuan bersama. Kemudian melakukan pengecekan data dan interpretasi data, yang pada akhirnya digunakan dalam penulisan disertasi manajemen energi terbarukan sebagai penanggulangan emisi karbon perspektif Al-Qur’an.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan |
| Divisions: | Pascasarjana > Disertasi > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Kamir Kamir |
| Date Deposited: | 12 Apr 2026 08:38 |
| Last Modified: | 12 Apr 2026 08:38 |
| URI: | https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/2036 |
