Herawaty, Ety (2025) Pengaruh Pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan Sarana Prasarana Terhadap Peningkatan Akses Mutu di Direktorat KSKK Madrasah Tahun 2022-2024. Masters thesis, Universitas PTIQ Jakarta.
2025-ETY HERAWATY-2022.pdf - Accepted Version
Download (2MB)
Abstract
Ety Herawaty: Pengaruh Pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan Sarana Prasarana Terhadap Peningkatan Akses Mutu Di Direktorat KSKK Madrasah Tahun 2022-2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembiayaan SBSN dan sarana prasarana terhadap peningkatan akes dan mutu di Direktorat KSKK Madrasah Kementerian Agama RI. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jumlah penerima program SBSN dan jumlah pembiayaan sarana prasarana madrasah sebagai variabel independen, sedangkan akreditasi sebagai indikator peningkatan Akses Mutu sebagai variabel dependen. Sampel penelitian adalah 708 Madrasah yang terdaftar sebagai penerima program SBSN Kementerian Agama dalam kurun waktu tahun 2022-2024. Analisis data menggunakan Metode Multiple Linier Regression dengan software SPSS 27.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pembiayaan SBSN (X1), dan Sarana Prasarana (X2) berpengaruh secara simultan terhadap Peningkatan Akses Mutu (Y) dibuktikan dengan signifikansi hasil uji F sebesar sig. 0.000. Terdapat hubungan yang sangat kuat antara Pembiayaan SBSN (X1) dan Sarana Prasarana (X2) terhadap Peningkatan Akses Mutu di Direktorat KSKK Madrasah Kementerian Agama RI. Berdasarkan hasil statistik nilai koefisien regresi variabel pembiayaan sebesar 1,438E-11, artinya bahwa setiap kenaikan satu satuan pembiayaan SBSN akan meningkatkan Akses Mutu sebesar 1,438E-11 poin. Apabila pemerintah memberikan pembiayaan SBSN kepada madrasah, maka akan terjadi peningkatan skor poin penilaian akreditasi dengan total bobot 30% dari total skor akreditasi akibat terpenuhinya komponen pembiayaan dan sarana prasarana sekolah. Sedangkan, koefisien regresi variabel sarana prasarana bernilai 0,949, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan sarana prasarana akan meningkatkan Akses Mutu sebesar 0,949 dengan pengaruh yang lebih signifikan dibandingkan pembiayaan SBSN. Sementara itu, hasil regresi mendapatkan nilai besaran konstanta -0,516 artinya bahwa apabila madrasah tidak mendapatkan pembiayaan dan peningkatan sarana prasarana maka terjadi penurunan Akses Mutu yang ditandai dengan penurunan akreditasi. Pembiayaan SBSN dan sarana prasarana merupakan 2 (dua) dari 8 (delapan) komponen penilaian akreditasi. Setiap peningkatan pada komponen pembiayaan dan sarana prasarana akan meningkat skor tertimbang penilaian sekolah/madrasah.
Penelitian ini memberikan kontribusi bagi regulator pengelola Madrasah di Direktorat KSKK Kementerian Agama RI mengenai pentingnya Program SBSN Madrasah seperti pembangunan ruang kelas baru, laboratorium dan ruang perpustakaan, asrama siswa, dan fasilitas lainnya, tidak hanya memberikan peningkatan pada akses pendidikan bagi siswa tetapi juga berpengaruh pada kualitas pembelajaran. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi terhadap pentingnya instrumen pembiayaan keuangan syariah dalam bentuk sukuk atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) bagi peningkatan Akses Mutu pendidikan madrasah di Indonesia. Sehingga diperlukan kolaborasi antara sektor keuangan syariah pada lembaga keuangan syariah, program pemerintah maupun sektor pendidikan.
Kata Kunci : Pembiayaan SBSN, Sarana Prasarana, Peningkatan Akses Mutu
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 373. Pendidikan Tingkat Sekolah Lanjutan > 373.238. Sekolah Menengah Atas, SMA |
| Divisions: | Pascasarjana > Tesis > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Kamir Kamir |
| Date Deposited: | 12 Apr 2026 09:15 |
| Last Modified: | 12 Apr 2026 09:15 |
| URI: | https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/2038 |
