Ekaputra, Denie (2025) Urgensi Linguistik dalam Memahami Al-Qur’an dan Tafsirnya (Studi Kajian Linguistik Al-Qur’an Perspektif Amin Al-Khuli). Masters thesis, Universitas PTIQ Jakarta.
2025-DENIE EKAPUTRA-2022.pdf - Accepted Version
Download (1MB)
Abstract
Kesimpulan penelitian ini membahas urgensi linguistik dalam memahami Al-Qur’an dan tafsirnya melalui studi mendalam terhadap pemikiran Amin al-Khuli, tokoh pembaru tafsir modern Mesir. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana linguistik berfungsi sebagai perangkat epistemologis dalam memahami teks wahyu secara ilmiah, serta bagaimana pendekatan ini mampu menghindarkan penafsiran dari kesalahan makna dan penyimpangan metodologis. Latar belakang penelitian ini berangkat dari munculnya berbagai corak tafsir kontemporer yang cenderung mengabaikan kaidah kebahasaan, seperti tafsir ilmiah (al-tafsîr al-‘ilmî) yang mengaitkan teks Al-Qur’an dengan teori-teori sains modern secara berlebihan.
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa linguistik merupakan instrumen mendasar dalam menjaga otentisitas pesan Al-Qur’an. Melalui pendekatan al-Manhaj al-Adabî, Amin al-Khuli menegaskan dua orientasi analisis utama, yakni Dirâsah mâ hawla al-Qur’an (kajian konteks eksternal: sejarah, qirâ’ât, dan budaya Arab) dan Dirâsah mâ fî al-Qur’an (kajian internal teks: struktur, gaya bahasa, semantik, dan stilistika). Kedua dimensi ini menegaskan bahwa penafsiran harus berpijak pada kebahasaan yang objektif dan kontekstual, bukan pada asumsi saintifik atau dogma ideologis.
Metodologi yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis teks (library research). Sumber data primer berupa karya-karya utama Amin al-Khuli, yaitu Manâhij Tajdîd fî al-Nahw wa al-Balâgah wa al-Tafsîr wa al-Âdâb dan Fann al-Qawl, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari buku, jurnal, serta kajian yang berkaitan dengan linguistik Al-Qur’an dan tafsir modern. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan dengan model deskriptif-analitik Miles dan Huberman, guna menghasilkan pemetaan konseptual antara linguistik, sastra, dan tafsir Al-Qur’an.
Penelitian ini sepemikiran dengan tokoh-tokoh seperti Muhammad Husein al-Dzahabi, al-Syarqawi, Muhammad Abduh, Aisyah Abdurrahman binti al-Syathi’ yang sama-sama mengkritik tafsir ilmiah karena dianggap melampaui batas linguistik dan tidak sesuai dengan tujuan moral dan spiritual Al-Qur’an. Sebaliknya, penelitian ini tidak sejalan dengan pandangan para pendukung tafsir ilmiah, seperti al-Ghazali, Ibn Arabi dan beberapa kalangan modernis seperti Abdullah Abdul al-Fadi, Musthafa Mahmud, dan Tim Penyusun Tafsir Salman, yang berupaya mengaitkan Al-Qur’an dengan teori-teori ilmiah kontemporer, esksoterik yang tidak dilandasi oleh kajian lingusitik terlebih dahulu. Sehingga menafsirkan ayat-ayat kauniyah dengan pendekatan empiris dan rasionalistik, yang menurut al-Khuli berpotensi mereduksi nilai spiritual dan linguistik Al-Qur’an menjadi sekadar objek ilmiah yang temporal dan relatif.
Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pendekatan linguistik Amin al-Khuli menawarkan paradigma baru dalam penafsiran Al-Qur’an yang berorientasi pada keilmuan dan objektivitas bahasa. Linguistik tidak hanya menjadi alat bantu analisis, tetapi juga pondasi epistemologis yang menghubungkan antara teks, konteks, dan makna wahyu. Melalui kritik terhadap tafsir ilmiah dan penerapan pendekatan sastra, al-Khuli berhasil mengembalikan tafsir pada prinsip dasarnya: memahami pesan ilahi melalui bahasa Arab yang murni dan hidup dalam konteksnya. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa linguistik berperan sentral dalam menegakkan orisinalitas, otoritas, dan relevansi tafsir Al-Qur’an di tengah tantangan modernitas dan pluralitas interpretasi.
Kata Kunci: Amin al-Khuli, Linguistik Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Al-Qur’an.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan |
| Divisions: | Pascasarjana > Tesis > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Kamir Kamir |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 07:55 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 07:55 |
| URI: | https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/1940 |
