Anam, Khairul (2025) Penyelamatan Lingkungan dalam Perspektif Tafsir Al-Mishbâḥ (Studi atas Kerusakan Alam Sebagai Dampak Eksploitasi Timah di Pulau Belitung). Masters thesis, Universitas PTIQ Jakarta.
2025-KHAIRUL ANAM-2021.pdf - Accepted Version
Download (1MB)
Abstract
Kesimpulan tesis ini adalah bahwa penyelamatan kerusakan lingkungan akibat eksploitasi timah di Pulau Belitung dapat dilakukan dengan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagaimana dijelaskan dalam tafsir al-Mishbâḥ sebagai dasar etis dan spiritual dalam pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan. Nilai-nilai seperti amanah, keseimbangan (mîzân), prinsip maslahat, dan larangan isrâf memberikan pedoman komprehensif dalam mencegah dan memperbaiki kerusakan lingkungan.
Temuan orisinal penulis adalah kontekstualisasi ajaran Al-Qur’an dalam tafsir al-Mishbâḥ dengan realitas sosial dan ekologis masyarakat Pulau Belitung, khususnya dengan mengaitkan nilai-nilai tersebut dalam praktik edukasi masyarakat, penguatan regulasi berbasis maslahat, serta penerapan teknologi ramah lingkungan. Penulis juga menekankan pentingnya pendekatan spiritual sebagai solusi alternatif terhadap kerusakan ekologis.
Penelitian ini memiliki kesamaan dengan sejumlah kajian sebelumnya, misalnya Yusuf al-Qaradawi (2001) dan Muhammad Quraish Shihab (2023) yang menekankan prinsip keseimbangan dan amanah dalam menjaga alam, namun masih bersifat umum dan tidak fokus pada kasus spesifik. Adapun Wardani (2015), Mamlatun Nafisah (2017), dan Masturi (2023) mengkaji problem lingkungan dari pendekatan eko-teologi, maqâṣid al-syarî‘ah, dan tafsir tematik, namun tidak menyoroti secara khusus dampak eksploitasi tambang timah. Sementara itu, Monang Sidabukke (2011), Yudi Rusfiana (2019), dan Mentari dkk. (2017) meneliti dampak penambangan timah secara ekologis di Bangka dan Belitung, tetapi belum mengaitkannya dengan nilai-nilai tafsir Al-Qur’an. Penelitian ini memiliki keunikan dalam menggabungkan pendekatan tafsir al-Mishbâḥ dengan realitas kerusakan lingkungan akibat tambang timah di Pulau Belitung, serta mengkontekstualisasikan ajaran Al-Qur’an dalam budaya lokal masyarakat setempat.
Secara teoritis, penelitian ini didukung oleh pendekatan tafsir tematik (maudhu‘î) dan teori etika lingkungan dalam Islam. Kajian ini juga berbeda dari pendekatan teoritis modern yang lebih teknis dan antropocentris, karena lebih menekankan dimensi moral dan transendental sebagai fondasi pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik terhadap tafsir al-Mishbâḥ karya Muhammad Quraish Shihab, dipadukan dengan kajian lapangan untuk menganalisis relevansi nilai-nilai Al-Qur’an terhadap kondisi eksploitasi timah di Pulau Belitung.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | 200. Agama > 2X1. Al-qur'an dan Ilmu yang Berkaitan |
| Divisions: | Pascasarjana > Tesis > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Kamir Kamir |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 04:30 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 04:30 |
| URI: | https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/1960 |
